Ikatan Keluarga Islam Darmstadt

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Sholat Idul Adha

E-mail Print PDF

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Menyampaikan amanah sekaligus undangan, penyelenggaran Sholat Iedul Adha, MII (Masyarakat Islam Indonesia) Frankfurt & sekitarnya mengajak kita semua untuk menunaikan Ibadah Sholat Iedul Adha 1430 H bersama2, yg insya Allah akan diselenggarakan pada ;

Hari, Tanggal: Jumat, 27 November 2009
Waktu : Pukul 08.00 CET - s.d. selesai
Imam: Sdr. Dennis Boerhan
Khatib: Sdr. Tito Prabowo
Tempat: MAINFELD RAUMKULTUR, Im Mainfeld 6, 60528 Frankfurt/m

Petunjuk menuju lokasi
Dari Frankfurt HBF :
naik Tram / Str.Bahn linie 21 kearah stadion, seperti halnya menuju Wisma Indonesia.
Turun di Halte Niederräder Landstr. Halte yang sama ketika menuju Wisma, menuju ke arah lokasi sholat belok ke kanan, sampai ke ujung jalan Kelstersbacher Str., lalu ke kanan menuju im Mainfeld 6.
Untuk lebih jelasnya silahkan klik link diatas, atau www.rmv.de

Klik di sini untuk lihat peta.


Informasi selanjutnya bisa menghubungi Bp. Maulana 0176 960 304 30 atau sekretariat MII Frankfurt, a.n Bp. Mus 069 31 555 4

Semoga kita diberikan waktu dan kemudahan untuk menjalankan ibadah di bulan Dzulhijah ini, insya Allah.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

 

Sholat Ied

E-mail Print PDF

InsyaAllah seluruh Jerman akan berlebaran tanggal 20 September 2009 hari Ahad. Untuk pelaksanaan Sholat Ied di wilayah Frankfurt dan kota-kota sekitarnya:

Hari, Tanggal: Ahad, 20 September 2009 / 1 Syawal 1430 H
Waktu: Pukul 09:00 tepat mulai Shalat (Diharapkan datang satu jam sebelumnya)
Imam: Sdr. Dennis Boerhan
Khatib: Sdr. Tito Prabowo
Lokasi: KJRI Frankfurt, Zeppelinalle 23, 60325, Frankfurt am Main

Seluruh Pengajian Kota di Hessen: Pengajian IKID Darmstadt, Pengajian MII Frankfurt dan Pengajian Marburg-Giessen mengucapkan,

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Taqobballahuminna waminkum, taqobbal yaa kariim.

Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT.

 

Ahlan wa sahlan ya Ramadhan

E-mail Print PDF

Dimana kiranya pikiran saat ini bersandar, apakah pada pekerjaan yang meletihkan tubuh?, pada rumitnya algebra, fantastisnya Program CAD, ataukah sedang menyelami dalamnya pemikiran orang-orang besar sebelum kita, teori-teori alam yang fenomenal. Ataukah sedang menikmati indahnya gugusan bintang di langit luas, sepoi-an angin malam menerpa wajah, betapa romantis.

Read more...
 

Sungguh Merugi

E-mail Print PDF

RamadhanAlhamdulillah.. segala puji hanya bagi-Mu Ya Allah, kepada-Mu seluruh wajah-wajah tertunduk khusyu’. Ya Allah Engkaulah yang Maha menyelamatkan hamba-hamba-Mu yang terperosok ke lembah hubbuddunya’ kepada kemuliaan dan indahnya akhirat dengan jannah-Mu.

Subhanaaka…Maha Suci Engkau…, dengan kasih sayang-Mu, Engkau hadirkan Ramadhan ke tengah hamba-hamba-Mu yang sedang terhimpit dan tertindih berbagai beban dosa dan maksiat, tantangan dan rintangan, tekanan dan permusuhan dari orang-orang yang ingin mencelakakan kami dengan hasad dan dengki di hati mereka . Kami sadar Ya Allah, ini semua adalah ujian dan cobaan hidup untuk kami, yang dengan ujian ini Engkau hendak meninggikan derajat bagi siapaun yang lulus dari ujian-Mu, dan Engkau hinakan bagi siapapun yang gagal dari segala ujian-Mu. Ya Rabb… kadang derap langkah kaki ini, dalam menapaki tangga ke dekapan-Mu, terasa sangat berat, Ya Allah…sungguh tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan-Mu.

Read more...
 

Tangisan Preman

E-mail Print PDF

KRLKereta api rel listrik (KRL) merupakan salah satu alat transportasi andalan bagi rakyat. Termasuk juga aku yang selalu menggunakan KRL jika pulang pergi Bogor – Jakarta. Karena rumah di Jakarta terletak di bilangan Pasar Minggu yang dilalui oleh jalur kereta.

Jadwal pulangku ke Jakarta tidak menentu. Sesukaku saja. Nah sekitar tahun 2005, aku lupa persisnya tanggal dan bulannya, aku pulang pada hari selasa malam naik kereta terakhir ke Jakarta dari bogor. Sesampainya di rumah aku sudah kelelahan dan langsung tertidur, karena besok paginya aku harus berangkat lagi sehabis shalat subuh mengejar kereta pertama yang lewat.

Read more...
 


Page 2 of 3

Puisi Darmstadt

Darmstadt dalam suatu masa
Di sisi jalan kota, hening seribu bahasa
Empat tahun tiada terasa
Dan Kau pulang tidak seperti biasa

Di tanah air menoreh tinta sejarah
Meraih apa yang masih kau bisa
Mengobati gundah hati yang resah
Mencari Ridha Yang Maha Esa

Sudah Takdir-Nya, Kau pulang berijabsah
Kelak kembali seperti biasa
Belajar tak putus asa
Menyandang gelar berijazah
Kawanku .... kau ruarrr biasa

FAS, Darmstadt, 19.02.2008